kupasbengkulu.com, Lebong – Sedikit menyisir sejarah ke belakang sejak terbentuknya Kabupaten Lebong yang dimekarkan pada 7 Januari 2004, belum ada sekalipun Bupati yang menjabat selama dua periode. Bahkan pada pilkada 2010 yang lalu, dari 7 Daerah yang menyelenggarakan Pilkada di Provinsi Bengkulu, hanya Kabupaten Lebong calon incumbent yang tumbang pada saat itu.

Seolah sudah menjadi kutukan, pada Pilkada 2015 ini Rosjonsyah kembali maju dengan status Incumbent yang berpasangan dengan adik kandung Eks Sekjen Partai Nasdem, Wawan Fernandez. Rojonsyah yang dibayang-bayangi oleh kekuatan pendatang baru pada percaturan politik di Lebong, mampu unggul setelah memperoleh 31,39 persen atau 19.259 suara.

Meskipun secara resmi kemenangan pasangan calon nomor urut 4 H. Rosjonysah – Wawan Fernandez belum ditetapkan, namun dari hasil rekapitulasi hasil upload form C1 yang didapat dari website htpps://pilkada2015.kpu.go.id, pasangan yang diusung oleh partai PDIP dan Nasdem tersebut unggul dari 4 pasangan kandidat lain. Artinya jika nantinya Rosjonsyah dilantik, dia akan menjadi Bupati pertama Kabupaten Lebong yang menjabat selama dua priode.

Ditemui dikediamananya di Desa Suka Datang Kecamatan Pelabai kemarin, Rosjonsyah mengajak seluruh masyarakat Lebong termasuk keempat pasangan kandidat untuk bersatu membangun Kabupaten Lebong menjadi lebih baik sesuai dengan motonya saat berkampanye yaitu ‘Lebong Bersatu, Lebong Maju’.

“Didunia politik perbedaan itu harus ada dan wajar terjadi, tetapi ketika kandidat sudah menjadi pemenang, harus merangkul semuanya karena sesuai dengan motto yang kami tunjukkan,” kata Rosjonyah.

Saat ini, Rosjonsyah mengaku sangat membuka diri untuk siapa saja yang ingin bersama-sama membangun Lebong. Karena ia meyakini tidak akan dapat mewujudkan hal tersebut seorang diri tanapa dukungan dari masyarakat Kabupaten Lebong.

“Memang untuk saat ini belum ada keputusan resmi, tapi kepada seluruh pendukung kandidat lain, mari kita bersama bersatu untuk membangun Lebong. Saya membuka pintu untuk semua, tak bisa saya membangun tanpa dukungan masyarakat Lebong, ” demikian Rosjonsyah.(spi)