sumber: istimewa

sumber: istimewa

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Defrizal Nuardi, warga Berkas, Kota Bengkulu, ditemukan meninggal dunia dengaan kondisi berlumuran darah di Dusun Gardu, Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Belakangan korban juga diketahui sebagai mahasiswa FISIP, Universitas Bengkulu. Belum diketahui motif apa dibalik pembunuhan ini, konflik asmara, ataukah perampokan?

Dalam rekam media puluhan aksi begal, rampok terjadi di kawasan tersebut.

Tidak sedikit bandit diringkus polisi dengan kondisi kaki tertembus peluru. Namun sekali lagi aksi kejahatan kriminal menjijkkan tersebut masih saja menimpa masyarakat sipil.

Kerjasama polisi, dengan tokoh masyarakat di sekitar kawasan rawan begal tersebut sudah lama terbangun. Tokoh masyarakat setempat mengaku aksi tersebut dilakukan oleh masyarakat di luar daerah. Tentu saja ini memperburuk citra wilayah.

Pemda, Polri dan TNI, diminta untuk serius menyusun rencana pengamanan di kawasan terssebut. Pengamanan tentu bukan satu-satunya solusi menekan angka kriminalitas kawasan.

Diperlukan sentuhan sosial, budaya, dan ekonomi secara komprehensip agar tindakan kriminal setidaknya berkurang. Kawasan Rejang Lebong, khususnya Palak Curup dan sekitarnya, butuh perhatian serius.

Jika, Pemda, polisi, dan TNI merasa berat menyelesaikan persoalan ini, tak ada salahnya melibatkan unsur akademisi, terutama para pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik sebagai pembuat rencana solusi.

Aksi kriminal akan merugikan Bengkulu, bagaimana investor akan masuk, jika tindakan buruk terus terjadi. Sekali lagi, mampukah pencabut Nyawa di Palak Curup diringkus Polisi?, kita tunggu saja.

Redaksi