kupasbengkulu.com, Lebong – Maraknya indikasi peredaran pupuk palsu di Kabupaten Lebong setelah salah satu warga di Kecamatan Pelabai, Suryadi menyampaikan keluhan adanya peredaran pupuk palsu saat belangsungnya Reses Anggota DPRD Lebong khusus Dapil 3 belum lama ini membuat jajaran TNI di Lebong melakukan penelusuran.

Dandim 0409 Letkol Kav Sugi Mulyanto melalui Perwira Penghubung (Pabung) Mayor Inf Sisrachmat H mengaku terkejut dan langsung melakukan penelusuran terhadap keluhan yang disampaikan oleh salah satu warga Pelabai mengenai peredaran pupuk palsu. Namun setelah ditelusuri dan diklarifikasi terhadap warga yang bersangkutan, pupuk yang diduga palsu tersebut terjadi pada awal tahun 2014 lalu.

“Semenjak adanya MoU yang melibatkan TNI dalam mendukung program swasembada pangan tahun 2015, belum ada temuan masalah pupuk palsu atau pupuk bersubsidi. Nah ternyata, bapak Suryadi sewaktu Reses tidak menyebutkan tahunnya, bahkan yang bersangkutan juga belum ikut kelompok tani” ujar Pabung.

Walau demikian, lanjut Rachmat pengawasan terhadap distribusi pupuk akan terus dilakukan oleh jajaran TNI di Kabupaten Lebong untuk mewujudkan program swasembada pangan tahun 2015. Ia berharap kepada masyarakat jika mengetahui adanya indikasi peredaran pupuk dalam wilayah lebong, segera melapor kepada pihaknya atau pihak terkait.

“Karena jika adanya indikasi penyimpangan atau pelanggaran untuk mendukung program swasembada pangan ini, akan ditindak tegas sesuai aturan berlaku,” demikian Sisrachmat.(spi)