Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro BKF Kementerian Keuangan RI, Parjino

Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan RI, Parjino

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro BKF Kementerian Keuangan RI, Parjino menyatakan Provinsi Bengkulu harus beralih dari sektor komoditas ke sektor pariwisata dan jasa.

Hal ini diungkapkan Parjino saat ditemui kupasbengkulu.com pada Kamis (13/06/2016)

Menurutnya, hal ini sangat penting guna mengembangkan perekonomian yang selama ini masih bertumpu pada sektor komoditas sedangkan sekarang harga komoditas seperti batu bara dan sawit sedang jatuh.

“khususnya Bengkulu yang selama ini banyak bertumpu dari sektor batu bara, sawit yang saat ini sedang jatuh harga itu kan, sehingga pendapatan dari sektor komoditas itu Bengkulu harus beralih apakah kembangkan ke wisatanya misal, yang tidak terpengaruh ke sektor jasa misalnya,” kata Parjino

Sementara itu, Pemerintah Pusat dalam hal ini akan memberi perhatian lebih kepada Bengkulu pasalnya Parjino mengungkapkan disaat keuangan secara nasional tengah tumbuh tinggi, Bengkulu malah mengalami penurunan.

“Dari tadi kelihatan bahwa sektor keuangan disaat secara nasional tumbuhnya tinggi Bengkulu malah turun kan, nah ini menjadi penting untuk pusat melihat bahwa sektor tertentu di Bengkulu ini menjadi perhatian,” demikian Parjino. (bii)