kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Setelah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dalam kurun waktu terakhir menyerang masyarakat Rejang Lebong, giliran penyakit langka, Filiriasis atau Kaki Gajah yang menyerang warga Rejang Lebong. Penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk yang menyebarkan bibit cacing Filaria ini diketahui sudah menyerang dua orang warga Rejang Lebong.

Informasi terhimpun, dua orang penderita penyakit ini, adalah warga Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang dan Desa Blitar, Kecamatan Sindang Kelingi. Kedua orang itu diketahui masih berumur dibawah 40 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Rejang lebong, Agung Gunawan CP mengakui hal tersebut. Petugasnya menemukan penderita ini beberapa waktu lalu, dan terus melakukan penanganan secara khusus.

“Penanganan dengan obat yang kita berikan secara gratis dan diawasi ketat oleh petugas kesehatan kita,” jelas Agung.

Sementara itu, terkait penemuan penderita ini, dianggap cukup mengejutkan. Pasalnya, penyakit ini hampir tidak ditemui dalam lima tahun terakhir. Bahkan, dua wilayah ini dianggap sebagai wilayah bebas penyakit kaki gajah selama lima tahun terakhir ini.

“Untuk itu kita menghimbau, karena penyakit ini disebabkan oleh nyamuk, maka gunakan 3M untuk menghentikan penyebaran penyakit tersebut,” pungkas Agung (vai)