Seluma, kupasbengkulu.com – Dari ratusan massa yang mengantar pasangan calon Bupati Seluma Bundra Jaya dan Suparto tampak beberapa orang menggunakan fasilitas negara yaitu mobil dinas (Mobnas).

“fasilitas negara berikut PNS ikut mengantar ke KPU, panwas tidak cepat tanggap,”Ujar Warga Kelurahan Talang Saling, Herwan di kediamannya Senin (27/7/2015).

Dia menjelaskan mobil dinas tersebut sengaja ditutup dengan plat hitam, namun ada salah satu mobil dinas yang tidak ditutup plat bagian belakangnya.

“Mobil jenis Fotuner, pajero dan mobil dinas PDT, termasuk para kades ikut, itu sangat tidak dibenarkan,”Sampainya.

Sementara itu Ketua Panwaslu Kabupaten Seluma Yefrizal mengatakan, pihaknya belum mengetahui bahwa adanya tim sukses pasangan pemenangan calon bupati tersebut.

“Setahu kami belum ada tim kemenangan pasangan calon, belum ada pembentukan tim sukses maupun tim apapun,”Ujarnya.

Yefrizal menegaskan jika banyak ditemukan pelanggaran pihaknya akan melakukan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.
“Yang jelas ada sanksi pidananya,”singkat Yefrizal.(cee)