Pedagang sayuran Pasar Panorama

bengkulu, kupasbengkulu.com – Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Bengkulu meninggalkan cerita unik di hati pedagang. Bukan hanya cerita tentang penyambutan yang gempita oleh pedagang, tetapi juga dampak yang harus mereka terima dari kunjungan tersebut.

Seperti yang dialami El Sinaga, seorang pedagang sayuran yang menempati auning di Pasar Panorama. Setelah kunjungan presiden ia terlihat sibuk membereskan auning dan dagangannya yang rusak. Banyaknya pedagang dan warga yang hadir di pasar untuk melihat kehadiran presiden, membuat sebagian dari mereka rela memanjat auning dan menginjak dagangan.

Akibatnya, tomat dan sayuran El rusak dan harus disortir untuk memilih yang masih layak. Kayu penyanggah yang sebelumnya dipasang di atas auning pun patah dan perlu perbaikan.

“Orangnya banyak sekali sampai tidak tahu disini ada sayuran, semunya diinjak dan sayuran saya jadi rusak. Tomat banyak pecah, kol juga begitu, kalau sawi dan daun bawang sudah terpotong-potong,” terang El.

Hal serupa dialami Sony. Ia mengaku kewalahan mengingatkan banyaknya pedagang yang menghimpit auningnya, akibatnya aksi injak menginjak sayuran tidak dapat dielakan.

“Tadi banyak sekali yang mau lihat presiden, ya ini jadinya sayuran saya rusak. Tapi mau apalagi, mudah-mudahan kunjungan Jokowi berdampak positif bagi kami para pedagang. Sehingga pasar ini terus perkembang dan pedagang tidak dipersulit mendapatkan lokasi berjualan,” ungkap Sony yang masih menghitung kerugian yang dialaminya. (beb)