Seluma, kupasbengkulu.com – Kemarau yang melanda kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu membuat ratusan masyarakat didaerah itu mulai mandi dan mencuci pakain disungai aliran irigasi Bendungan Seluma. Bahkan sejumlah masyarakat rela menyembangi sungai usai waktu sholat subuh.

“Kami mandi,cuci pakaian disungai, sementara untuk masak dan cuci piring kami membawa air dari sungai dengan cara membawa jerigen,” kata warga Kelurahan Lubuk Kebur Ikbal Wahid, Kamis (4/6/2015).

Dia mengakui kekurangan air didaerah itu sudah dimulai sejak sebulan terahir ini sehingga sebagian masyarakat terpaksa membeli air dengan petugas PDAM.

“Sudah hampir tiga bulan, kondisi ini sudah sangat meresahkan, namun mau bagai mana lagi sumur sudah tidak ada airnya,” keluhnya.

Hal senada diakui Dewi warga Kelurahan Talang Saling Kecamatan Seluma Kota, dia mengatakan sejak sepekan terahir ini warga didaerah itu mengambil air disungai dengan menggunakan jerigen.

“Setiap sore kadang sampai malam hari,ya terus mandi, cuci pakain, kemudian pulangnya membawa air,” keluhnya lagi.

Sementara itu aliran air PDAM didaerah itu hingga saat ini masih belum normal.(cee)