Rejang Lebong, kupasbengkulu.com – Kepala Litbang STDI Jember, Dr Ali Musri Semjan Putera menyatakan semakin hari, berkembangannya ISIS akhir ini semakin cepat. Bahkan, saat ini kekuatan ISIS sudah menjadi salah satu kekuatan yang perlu diperhitungkan oleh dunia.

Sumber kekuatan ISIS, selain dari bala tentara yang direkrut dari seluruh dunia, juga ditambah dengan kekuatan ekonomi yang berasal dari minyak yang dikuasai mereka.

“Begitu mengerikannya kekuatan ISIS, sampai teroris lain berkata bahwa ISIS adalah Teroris yang paling teroris,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Ali, diketahui bahwa minyak yang dikuasai oleh ISIS tersebut dibeli oleh Amerika dan Eropa. Dengan kata lain, sumber pendanaan kegiatan ISIS sebenarnya berasal dari Amerika dan Eropa.

“Untuk menutupinya, Amerika dan Eropa yang selalu menyatakan perang terhadap ISIS,” lanjut Ali.

Sementara itu, Ketua MUI Pusat, Professor Yunahar Ilyas menambahkan bahwa yang paling berbahaya dari ISIS adalah fahamnya. Untuk gerakan militer, menurutnya, tidak berimbas signifikan pada Indonesia. Namun, faham ISIS bisa saja mengakar dalam budaya Indonesia.

Hal itu bisa membuat gesekan dengan sesama Islam, bahkan yang terburuk bisa menjadikan perang saudara.Oleh sebab itu, Yunahar menyatakan ada satu bentuk mufakat dalam Islam, yakni bersama-sama melakukan apa yang sudah disepakati dan saling tolerir pada yang tidak disepakati.

“Misalnya dalam 10 perkara, ada 1 perkara ang disepakati, maka bekerja sama dalam 1 hal tersebut dan saling pengertian pada 9 hal lainnya,” pungkas Yunahar.(vai)