kupasbengkulu.com, Seluma – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Seluma menjadi rusuh, ketika sebanyak empat orang yang dianggap provokator kerusuhan diamankan Linmas PPS. Suasana ini tergambar saat dilakukannya simulasi oleh Polres Seluma, Rabu (25/11).

Untuk mengamankan situasi kerusuhan, puluhan petugas Sabhara diterjunkan untuk pengamanan kerusuhan, dan provokator langsung diamankan ke Mapolsek terdekat.

“Pemilih dilarang membawa benda tajam, HP, rokok atau alat bantu lainnya ke dalam bilik suara, kalau memang memancing keributan maka akan dikeluarkan oleh petugas,” tegas Kasat Intel Polres Seluma AKP Dian Setiawan saat memberikan pengarahan dalam bimtek linmas dan simulasi pengamanan Pilkada di Gedung PGRI.

Pelaksana Pilkada nantinya, jelas dia, dimulai sejak pukul 07.01 WIB dan berakhir pukul 13.01 WIB.

“Pukul 13.31 WIB sudah tidak ada lagi proses pemilihan, kalau ada pemilih susulan itu dimulai pukul 12.00.WIB sampai 13.01 WIB,” tegasnya lagi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Penjabat Bupati Seluma Darpinuddin, Kapolres Seluma AKBP Joko Sadono, Kepala Kesbangpol Seluma, Kasat Pol PP Seluma serta tamu undangan lainnya.(Cee)