kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Pengembangan kasus pencabulan terhadap dua anak kecil dengan pelaku He (27) warga Curup menemukan hal mengejutkan lainnya. Ternyata, penyimpangan seksual dari duda pengangguran tersebut sudah sangat mengerikan.

Dari catatan kepolisian, pelaku pernah dilaporkan atas pasal pencabulan, karena dengan berani meremas payudara seorang siswi salah satu sekolah menengah di Rejang Lebong. Pelaku dengan berani melakukan hal itu di tepi jalan, ketika melihat korbannya berada di pinggir jalan.

“Beberapa waktu yang lalu pernah dilaporkan atas kasus tersebut, namun sempat dihentikan karena orang tua korban malu dengan kasus itu,” ungkap Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dirmanto, melalui Kanit PPA, Aiptu Dessy Oktavianti pada kupasbengkulu.com, Minggu (10/1/2016).

Sementara itu, kasus kekerasan fisik dan seksual terhadap anak-anak dibawah umur selalu memiliki trend meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, Dessy mengharap peran orang tua untuk menjaga anak-anak juga lebih ditingkatkan.

Penyimpangan seksual pelaku juga dibenarkan oleh pelaku sendiri. He berkata, saat itu dia khilaf dan tidak sadar menggerakkan tangannya ke payudara korbannya. Khilaf juga jadi alasan pelaku ketika diciduk atas perlakuan cabul terhadap Kumbang (4) dan Bunga (5) yang merupakan tetangganya sendiri.

“Saya khilaf, usai ini saya berjanji tidak akan melakukannya lagi,” kata He. (vai)