Seluma, kupasbengkulu.com – Kepala Desa Lubuk Gio, Kecamatan Talo Kabupaten Seluma, Zosmi Wati mengatakan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bunda yang mulai memproduksi beras lokal sejak tahun 2013 saat ini mengalami kekurangan pasokan modal.

“Satu karung itu beratnya 15 KG jenis padi yaitu pandan wangi dan ceherang, sekarang ini kebutuhan meningkat pasca kemarau panjang beberapa waktu lalu sementara pasokan modal kurang,”Kata Zosmiwati Selaku ketua Gapoktan Bunda Kamis (21/1/2016).

Jumlah anggota Gapoktan Bunda, kata dia, sebanyak 60 orang dan menghasilkan hampir 80 gabah kering permusim panen.

“Sejauh ini tidak kekurangan karena kami menyimpan stok digudang,”Singkatnya.

Sejauh ini, Gapoktan Bunda telah menyetok beberapa toko beras bahkan kerap dipesan pihak distan Provinsi.

“Banyak yang pesan dari distan Provinsi maupun dinas-dinas lainnya,”Tandasnya.

Terpisah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pernakbun Seluma Titik Sumila mengatakan ada dua Gapoktan binaan dinas pertanian Seluma yaitu Gapoktan Panca Karya dan Gapoktan Bunda.

“Kalau Gapoktan Panca Karya nama labelnya rase beras Seluma, kedua Gapoktan ini terus diberikan pembinaan, karena penghasil beras lokal berlabel Kabupaten”Tutupnya.

Penulis : Sepriandi