Beranda DAERAH BENGKULU SELATAN Jangan Salah Kelola ADD, Kalau Kades Tak Ingin Masuk Penjara

Jangan Salah Kelola ADD, Kalau Kades Tak Ingin Masuk Penjara

0

Sosialisasi anti korupsi

KUPASBENGKULU.COM– Sepertinya rencana pemerintah untuk menggulirkan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) mulai tahun ini akan terealisasi. Oleh karena itu pemerintah desa harus siap mengelola dana tersebut agar tidak bermasalah serta sesuai peruntukannya.

Dengan telah digelontorkan ADD nantinya, maka harus disusun dana Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Serta seluruh transaksi keuangan baik itu penerimaan maupun pengeluaran desa dilaksanakan melalui rekening kas desa secara transparan.

Untuk itu diharapkan, adanya tata tertib admnistrasi keuangan. Jangan sampai nanti para kepala desa (kades) justru tersandung persoalan hukum yang berujung pada tindak pidana korupsi.

Hal ini ditegaskan Kapolres BS, AKBP Abdul Muis SIK melalui Kanit Idak III Tipikor Polres BS, Ipda Denny Siregar dalam arahannya di hadapan para kades se-Kabupaten Bengkulu Selatan dalam sosialisasi UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pindana korupsi di gedung Reptaloka Selasa (14/4/2015).

“Sepeserpun anggaran negara yang digunakan harus dibuat laporan pertanggungjawabanya. Dengan penggunaan dan pertanggungjawaban yang benar, maka Bapak Kades akan terhindar dari jeratan hukum. Salah sedikit saja dalam pertanggungjawabannya bisa masuk penjara,” tegas Denny.

Sementara itu, Kasubag Dokumentasi Hukum Setkab Bengkulu Selatan, Supardi menjelaskan dalam penyusunan anggaran, pemerintahan desa diwajibkan menyusun APBDes yang terdiri dari pendapatan desa, belanja desa dan pembiayaan desa.(tom)