Beranda DAERAH Nilai Investasi Bengkulu pada Triwulan III Capai Rp6,1 Triliun

Nilai Investasi Bengkulu pada Triwulan III Capai Rp6,1 Triliun

0
Nilai Investasi Bengkulu pada Triwulan III Capai Rp6,1 Triliun
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat memaparkan kebijakan umum Pemprov Bengkulu terkait Investasi Daerah di salah satu hotel di Kota Bengkulu, Senin, 31 Desember 2022, Foto: Dok

Kupas News, Kota Bengkulu – Realisasi investasi Provinsi Bengkulu pada Januari – September 2022/ Sementer I dan Triwulan III 2022 berada pada angka Rp6,1 triliun. Meningkat dibandingkan realisasi investasi Provinsi Bengkulu di Januari – Desember 2021 pada angka Rp5,74 triliun.

Terkait data tersebut, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memastikan geliat ekonomi Bengkulu tumbuh dan terus meningkat hingga Desember 2022.

Untuk itu, Gubernur Rohidin meminta Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) provinsi dan kabupaten/kota untuk terus tingkatkan sinergi dan koordinasi dalam melayani perizinan kepada para investor.

“Artinya realisasi investasi di Bengkulu pada semester 1 triwulan III semakin meningkat. Untuk DPMPTSP provinsi dan kabupaten/kota untuk terus mengevaluasi proses perizinan, karena titik investasi itu berada di tingkat kabupaten/kota,” kata Gubernur Rohidin usai hadir dan memaparkan Kebijakan Umum Pemprov Bengkulu terkait Investasi Daerah di salah satu hotel di Kota Bengkulu, Senin (31/10).

Interkoneksi penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko melalui Sistem Online Single Sub mission (OSS) antara Pemprov Bengkulu dengan Pemda kabupaten/kota diketahui sering mengalami kendala.

Kendati demikian, Gubernur Rohidin meminta harmonisasi data provinsi, kabupaten dan kota perlu ada penyamaan persepsi dan koneksi antara dinas teknis terkait dan DPMPTSP.

“Maka di tingkat kabupaten/kota jangan lagi mengurus perizinan secara manual. Bila perlu DPMPTSP harus mendampingi investor hingga ke dinas teknis di kabupaten. Dan ini penting harus kita support agar bisa berjalan dengan baik dan lancar,” tutupnya.

Dijelaskan Direktur Wilayah V Kementerian Investasi/BKPM RI Ady Soegiharto BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) mendorong investasi langsung, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, melalui penciptaan iklim investasi yang kondusif.

“Selain iklim investasi sebagai penentu menggeliatnya ekonomi daerah, di sini kami juga mendorong pihak perusahaan untuk melaporkan LKMT (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) secara baik dan berkala. Sehingga realisasi investasi bisa terus terpantau dan pertumbuhan ekonomi bisa terus didorong,” ujarnya.

Reporter: Elekusman

Editor: Benny Benardie