kupasbengkulu.com, Lebong – Masih banyaknya pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Tebo Emas (PDAM TTE) secara ilegal atau tidak menggunakan water meter, salah satu menjadi fokus pembenahan yang dilakukan satu-satunya perusahaan air minum di Kabupaten Lebong. Rencananya, PDAM TTE secara bertahap akan melakukan penertiban terhadap pelanggan yang tanpa menggunakan water meter tersebut.

Dijelaskan Direktur PDAM TTE Lebong Drs. Sopian Razik, hal ini sudah menjadi rahasia publik apalagi masyarakat Lebong rata-rata sudah mengetahui kondisi PDAM TTE Kabupaten Lebong. Termasuk masalah pelanggan ilegal dan pelanggan tanpa water meter di Lebong ini, jumlahnya mencapai ribuan. Maka dari itu, tahun 2016 mendatang semuanya akan ditertibkan.

“Bagi pelanggan yang sudah menikmati distribusi air bersih dan tidak memiliki water meter, jelas hal ini sangat merugikan perusahaan. Untuk itu, tahun depan kita usulkan sebanyak 4 ribu water meter bagi pelanggan ilegal tersebut,” kata Sofian.

Harapan Sofian, dengan terstrukturnya setiap wilayah lengkap dengan water meter, nanti akan ditugaskan setiap Kecamatan petugas pencatat meter. Bersamaan dengan itu, petugas melakukan pendataan sejumlah pelanggan yang aktif namun tidak memiliki water meter.

“Sebagian besar sudah kita lakukan penertiban, nah unthuk pelanggan yang selama ini belum memiliki water meter dan ada itikkooad untuk memasang water meter, maka akan kita sediakan,” demikian Sofian.(spi)