Yurizal

Yurizal

KUPASBENGKULU.com, REJANG LEBONG – Liga Sepak Bola yang seharusnya dihelat oleh Persatuan Sepak Bola Rejang Lebong (Persirel) akhirnya batal digelar.

Menurut Pembina Persirel, Yurizal MBE, hal tersebut dikarenakan pembekuan PSSI sebagai dampak dari sanksi FIFA. Hal tersebut berpengaruh secara langsung pada gerakan Sepak Bola di setiap daerah.

Menurut Yurizal, hal ini dikarenakan PSSI adalah pemegang otoritas tertinggi Sepak Bola Indonesia.

“Tentu saja batal dihelat, karena PSSI dibekukan,” ungkap Yurizal.

Seandainya pihak Persirel tetap memaksakan adanya liga tersebut, lanjut Yurizal, tentu saja pada akhirnya akan mengalami kesulitan. Karena, pihaknya tidak tahu kemana akan mempertanggung jawabkan penyelenggaraan liga ini. Hal ini berakibat pada runtuhnya rencana pembinaan atlet muda di Rejang Lebong.

Padahal, dana dari Komite Olahraga Nasional (KONI) Rejang Lebong sudah diresmikan sebesar Rp 200 juta untuk pengadaan liga.

“Sebagai pembina dan pecinta bola, tentu kita berharap ada solusi dari Pemerintah Pusat, khususnya Kemenpora terkait masalah ini,” lanjut Yurizal.

Sebagai jalan keluar dalam jangka pendek, kemungkinan dana tersebut akan dihibahkan pada penyelenggaraan turnament atau cup sepak bola. Biasanya, menjelang 17-an (perayaan hari kemerdekaan), dan menjelang Hari Olahraga Nasional (Haornas) akan ada event seperti itu yang diselenggarakan oleh berbagai pihak.

“Kita alihkan ke kegiatan lain, yang jelas masih kegiatan pembinaan atlet sepak bola,” pungkas Yurizal. (vai)