Kamis, Desember 2, 2021

SMPN 3 Mukomuko Terapkan Program Akselerasi

Baca selanjutnya

Ruang Belajar

kupasbengkulu.com – SMPN 3 Mukomuko terakreditasi A, satu-satunya Sekolah Menengah Pertama yang menerapkan program akselerasi di kabupaten Mukomuko. Program akselerasi yaitu pengadaan kelas khusus untuk murid istimewa yang disebut kelas Cerdas Istimewa (CI). Ini diterapkan dalam rangka upaya menaikkan akreditas sekolah menjadi Sekolah Standar Nasional (SSN).

“Penerapan akselerasi ini sudah dimulai sejak tahun 2012, dalam rangka merintis sekolah standar nasional. Pada tahun ini kami sudah menamatkan 15 orang alumni pertama kelas CI akselerasi, dengan nilai UN rata-rata di atas 30,” ujar Drs Abdul Haris, kepala SMPN 3 Mukomuko.

Pada tahun ajaran 2014 – 2015, sekolah ini memiliki 39 siswa kelas akselerasi dari total siswa 410 orang, dengan rincian siswa kelas I sebanyak 20 orang dan kelas II sebanyak 19 orang. Sisanya masuk ke dalam kelas reguler.

Ada perbedaan antara kelas akselerasi dengan kelas reguler. Penerimaan siswa baru prosesnya tentu lebih ketat, yakni harus memenuhi kriteria dengan indeks Intellegence Quotien (IQ) di atas 130. Nilai raport Sekolah Dasar (SD) mulai kelas IV sampai kelas VI diharuskan rata-rata minimal 75 dengan peringkat kelas minimal masuk kategori 5 besar.

“Untuk tes IQ, kami bekerja sama dengan lembaga independen yang dipimpin Prof. Puji Rahayu dari Universitas Bengkulu (UNIB),” tambahnya.

Kelas akselerasi atau CI menjalani proses pembelajaran hanya dua tahun saja untuk mencapai kelulusan. Penerapan ujian akhir tidak dengan program semester, tetapi melalui program tri wulan, artinya siswa-siswi akselerasi ini melalui ujian akhir dan pembagian raport setiap tiga bulan sekali.

Jam belajar untuk kelas akselerasi lebih banyak, mulai pukul 07.30 – 16.00 WIB (Full Day). Kurikulum pembelajaran mengacu pada kurikulum K13. Para siswa diajar dan dibimbing oleh guru-guru dengan kompetensi khusus. Ruang kelas dilengkapi Air Conditioner (AC), lemari es, permadani, dan beberapa fasilitas lain yang mendukung kenyamanan proses belajar.

“Untuk menunjang program ini, kami mengandalkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), ditambah dana subsidi orang tua. Belum ada dana khusus dari pemerintah daerah,”pungkasnya.(cr2)

Presiden RI Keluarkan Kebijakan Segera Belanjakan TKDD 2022

Kupas News – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pimpin penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD)...

Berikut Ini Motor “Offroad” Trail Terbaik Sepanjang 2021

Kupas News – Industri sepeda motor setiap tahunnya selalu mengembangkan berbagai inovasinya. Sudah pasti teknologi dan spesifikasi terkini yang diterapkan pada keluaran terbaru mereka....

Kemenaker RI akan Bangun UPTP di Bengkulu

Kupas News – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI akan membangun Balai Pelatihan Kerja (BLK) Pusat di Bengkulu. Hal ini merupakan program transformasi BLK menjadi Unit...

Polres Bengkulu Tangkap Pelaku Begal yang Terjadi di 3 Titik

Kupas News – Gabungan Opsnal Polres Bengkulu di back up anggota polsek Gading Cempaka dan anggota jatanras Polda Bengkulu melakukan penangkapan pelaku tindak pidana...

YPIB Dorong Integritas Semangat Gotong Royong dan Pendidikan Berkarakter

Kupas News - Revolusi mental merupakan salah satu cara kebijakan Pemerintahan Jokowi-Maaruf dalam mengusung visi besar Indonesia Maju. Melalui Kementerian PMK visi itu diterjemahkan...

Terbaru