Nainggolan (foto : istimewa)

Nainggolan (foto : istimewa)

olahraga, kupasbengkulu.com- Perubahan undang-undang tentang kewarganegaraan Indonesia yang dilansir pemerintah RI beberapa minggu lalu sedikit menguntungkan sejumlah anak blasteran.

Beberapa dari mereka bahkan hingga kini masih menunggu kesempatan atau menimbang-nimbang menjadi warga negera Indonesia.

Salah satunya Radja Nainggolan, pemain muda yang kini tergabung dengan tim Primavera Piacenza (Italia). Radja, anak hasil perkawinan Lizy Bogaerts (Belgia) dan Marianus Nainggolan (Indonesia), kini sedang menimbang hal itu.

“Kami sudah beberapa kali berkomunikasi dan saya sarankan untuk memilih Indonesia. Kesempatan dia bermain untuk tim nasional negara ayahnya tentu lebih besar jika dibanding Belgia,” jelas Marianus.

Hanya, Radja belum menjawab. “Ia hanya menegaskan saat ini ingin mencari pengalaman terbaik untuk mengembangkan karier sepakbolanya. Maklum, di Italia tentu teknik dan atmofsernya jauh berbeda dibanding di Indonesia,” jelas Marianus.

Namun, apakah Radja akan mau kehilangan kewarganegaraan Belgia yang saat ini dimilikinya jika ia bergabung dengan Indonesia? “Belum tentu pula ia menolak kok. Apalagi saat ini ia masih memiliki waktu untuk menentukan hal itu,” ungkap Marianus.

Hal sama juga sempat menggelayuti Philip Adam Cave. Bek berusia 18 tahun ini bermain untuk reserve team Newcastle United. Beberapa waktu lalu situs PSSI on-line menerima email berupa pertanyaan dari Philip menyangkut kemungkinan ia bermain untuk Indonesia. Pasalnya saat ini pun ia tengah diliputi kegundahan untuk memilih kewarganegaraan ayahnya (Inggris) atau ibunya (Indonesia).

Hanya sayang saat BOLA mencoba menghubungi Newcastle lewat e-mail Rabu lalu, hingga Minggu malam belum menerima jawaban.

Sesuai ketentuan UU No 12 2006 tentang Kewarnegaraan Republik Indonesia yang baru, maka pada usia 18 tahun dan paling lambat 21 tahun, si anak harus menentukan salah satu kewarganegaraan yang akan dimilikinya.

Philip atau Radja pun kini masih bisa memiliki dua kewarganegaraan. Kesempatan mewujudkan anak blasteran itu bermain untuk timnas Indonesia masih terbuka hingga mereka berusia 21 tahun.(bla/coy)

sumber ; bolanews.com